BPPSDMP Dukung Kementan Genjot Produksi Padi Di Kawasan Food Estate

banner 120x600

KAPUAS – KALTENG, JKM | Pengembangan Kawasan Food Estate Berbasis Korporasi Petani di Lahan Rawa Kalimantan Tengah, diupayakan melalui kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi lahan rawa. Sasaran yang ingin dicapai adalah peningkatan produksi dan produktivitas utamanya tanaman padi. 

Mendukung keberhasilan program food estate di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian secara konsisten meningkatkan kemampuan SDM pertanian di wilayah food estate.

Kali ini untuk meningkatkan kemampuan petani dalam mengelola lahan ekstentifikasi di wilayah food estate Kapuas, BBPP Binuang kembali melaksanakan pelatihan tematik untuk petani. Pelatihan yang bertajuk pemeliharaan padi di lahan rawa pasang surut tersebut dilaksanakan di BPP Kapuas Murung pada 17 sampai 19 Maret 2022. Pelatihan diikuti oleh 30 orang peserta dari Kecamatan Kapuas Murung, Dadahup, Mantangai, Pulau Petak, dan Kapuas Barat.

Pelatihan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada petani dalam mengelola lahan ekstensifikasi sehingga dapat berhasil dalam berusahatani padi di lahan tersebut. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pihaknya sangat berkomitmen dalam upaya pengembangan Food Estate. Melalui program lumbung pangan ini, kebutuhan pangan masyarakat Indonesia dapat dipenuhi.

Apalagi, yang dikembangkan di area Food Estate adalah multikomoditas. Sehingga, saat panen, semua kebutuhan bisa terpenuhi. “Di area ini ada tanaman pangan, seperti padi, hortikultura, perkebunan, juga ternak,” katanya.

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menyatakan, jajarannya siap bekerja maksimal untuk Food Estate.

Dedi Nursyamsi mengatakan, BPPSDMP juga akan mengerahkan penyuluh. Menurutnya, penyuluh berperan penting pada korporasi petani di Food Estate, untuk input sumberdaya meliputi budaya kerja/etos, pengetahuan, komoditas dan prasarana-sarana.

“BBPP Binuang mengupayakan kemampuan petani menerapkan inovasi berbasis spesifik lokalita didukung big data dalam mendukung Program Super Prioritas Nasional, Food Estate Kalteng, melalui aplikasi IT dan kearifan lokal,” ungkap Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati.

(Adi/irfan)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan