Pulang Pisau – Kalteng, JKM. Com |
Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 67/Permentan/SM.050/12/2016 tentang Pembinaan Kelembagaan Petani mengatur mengenai Kelembagaan Ekonomi petani guna peningkatan kesejahteraan petani.
Upaya tersebut dilakukan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang melalui Pelatihan Tematik Berbasis Korporasi Mendukung Food Estate Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah tanggal 12 s.d 14 April 2022.
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, hal tersebut dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai upaya peningkatan kapasitas cikal bakal Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP).
“Maka dari itu, peningkatan kapasitas KEP harus dipahami oleh para pengurus kelembagaan petani agar mereka mampu mengembangkan kelembagaannya menjadi kelembagaan yang profesional dan menguntungkan,” kata Mentan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan, melalui KEP diharapkan para pengurus kelembagaan petani mengetahui bagaimana cara penumbuhan dan pengembangan KEP, bagaimana memanfaatkan rantai nilai untuk memperoleh nilai tambah, serta bagaimana cara mengelola suatu kelembagaan yang berorientasi bisnis.
“Pertanian harus menghasilkan uang dan pertanian harus berorientasi pada bisnis yang dikelola oleh kelembagaan ekonomi petani yang menguntungkan di lokasi IPDMIP,” kata Dedi.
Hal itu tak lain merupakan salah satu tujuan pembangunan pertanian nasional, di mana kesejahteraan petani harus terus menerus ditingkatkan.
“Ini adalah upaya untuk meningkatkan kapasitas petani agar mereka memiliki keterampilan dalam mengembangkan produk pertanian yang mereka hasilkan kelak,” ujar Dedi.
Kegiatan berlangsung selama 3 hari dengan dihadiri oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, Widyaiswara dan Kepala Balai BBPP Binuang yakni Ibu Yulia Asni Kurniawati selaku kepala Balai dan Bapak Marhaenis Busi Santoso dan Bapak Retno Hermawan selaku Widyaiswara.
Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati dalam kesempatannya mengatakan, “BBPP Binuang tidak akan pernah berhenti memberikan ilmu di bidang pertanian,” ungkapnya.
” Pada kesempatan kali ini kami memberikan materi pelatihan yakni menggali ide usaha, membuat rencana bisnis, AD- ART, Administrasi Keuangan dan memberikan pemahaman mengenai Kredit Usaha Rakyat” ujar Retno
” Dengan adanya pelatihan ini BBPP Binuang berharap akan tumbuh dan berkembang Kelembagaan ekonomi petani yang tangguh” pungkasnya.
(Retno/Irfan)













