Bukti Berhasilnya Food Estate, Kabupaten Kapuas Kalteng Surplus Padi

banner 120x600

JKM.COM, KAPUAS – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas serta instansi lainnya berhasil mengembangkan Kawasan Pertanian Food Estate di Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Edi, S.P., mengatakan data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan Kabupaten Kapuas mampu surplus.

“Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, Kabupaten Kapuas mampu surplus. Jumlah penduduk sebanyak 410.400 jiwa terbukti dari jumlah penduduk sekian, petani kita mampu memproduksi 45.000 Ton/ pertahun dari sektor tanaman padi ,” ungkap Edi kemedia ini di BPP Kapuas Murung pada Kamis, (02/06/2022) lalu.

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) pun beri kontribusi yang berarti dalam capaian ini. Melalui Pelatihan yang telah diselenggarakan, dengan sub tema pelatihan yang beragam.

Melalui Unit Pelaksana Teknis Terbaiknya, yaitu Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang, Sepanjang triwulan kedua di tahun 2022 telah menyelenggarakan 10 Pelatihan di wilayah program food estate Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau.

Tema yang telah diselenggarakan diantaranya Pengelolaan Lahan, Air dan Persiapan Tanam,lalu Operasional dan Perawatan Alsintan Traktor Roda 2, kemudian Mengembangkan Kelembagaan Ekonomi Petani, selanjutnya Pengendalian Hama Tanaman dengan Sisitem PHT.

Selain itu terdapat pula materi Pemeliharaan Padi Lahan Pasang Surut, serta Pengendalian Hama Tanaman Tikus Busuk Batang.

Hal ini sesuai dengan pengharapan dari program Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yaitu sebagai Pusat Pembelajaran Pertanian.

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan pihaknya mempunyai 3 Program Aksi untuk mendukung tujuan pembangunan pertanian.

“Pertama yaitu Penguatan Komado Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani), selanjutnya yaitu Penumbuhan Usaha Petani Milenial, dan yang terakhir adalah Dukungan Terhadap Program Utama Kementerian Pertanian,”0 Papar Dedi.

Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati juga mengatakan, tujuan Pelatihan yang kami selenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan petani.

“Harapannya, Petani mampu membentuk kelompok ekonomi petani (KEP) berbasis agribisnis yang berbadan hukum di kawasan Food Estate Kalteng. Juga petani diharapkan mampu meningkatkan kemampuan KEP mengelola usahatani melalui pengembangan bisnis plan, kemitraan usaha dan administrasi keuangan,” pungkasnya (Retno/irfan)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan