JKM.COM, TAPIN – Kata ‘Odot’ mungkin diantara kita ada yang masih asing ketika mendengar atau membaca kata ini. Odot atau dalam bahasa latin bernama Pennisetum Purpureum, adalah satu jenis rumput pakan ternak khususnya kambing dan Sapi. Dalam bahasa Indonesia disebut juga dengan rumput gajah.
Materi yang disampaikan oleh Ketua Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas-Lipas) Poktan Maju bersama pada pertemuan kedua bimbingan kemandirian peternakan kepada klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Amuntai Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan.
Giat ini dilaksanakan di “Bagus Farm” Kelompok Tani (Poktan) Maju Bersama Desa Pulau Pinang, Kabupaten Tapin pada Selasa,(28/06/2022) lalu.
Ketua Pokmas Poktan Maju Bersama, Maulana Akbar mengatakan, pihaknya telah edukasi klien pemasyarakatan teknik pakan ternak.
“Pada Pertemuan ke dua kali ini saya memberikan materi untuk klien Pemasyarakatan dengan tema ‘Manajemen Pakan’. Mulai dari Persiapan Lahan,Pengolahan lahan pemilihan
Bibit dan cara menanam odot,” paparnya.
“Setelah materi disampaikan, Para klien Pemasyarakatan yang rata rata berusia 30 tahun ini langsung diajak praktek lapangan untuk menanam odot di lahan pertanian milik Pokmas Poktan maju bersama berukuran luas tanam 250 m³,” pungkasnya.
Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Terampil, Timbul Mukti Ali yang turut hadir mengawasi kegiatan berujar kesempatan ini merupakan upaya agar klien pemasyarakan mampu berusaha selepas terjerumus lembah hitam.
“Ini adalah kegiatan yang sangat berharga untuk klien Pemasyarakatan. Karena apa, dari rumput yang dulu banyak tumbuh di hutan dan kurang berharga kini menjadi sesuatu yang bisa dibudidayakan dan bisa bekerja mandiri menghasilkan berjuta-juta uang, ” ujarnya.
Kepala Bapas Kelas II Amuntai Kanwil Kemenkumham Kalsel, Suwarso, SH., M.H. menegaskan bahwa klien pemasyarakan yang dibina mampu berinovasi sehingga mampu bangkit dari keterpurukan.
“Kegiatan ini harus terus diikuti dengan aktif oleh para Klien Pemasyarakatan sehingga nantinya para generasi milenial ini bisa menjawab tantangan zaman, menjadi pengusaha pengusaha yang terampil dan jenius,” harapnya.
Penulis: Anto Setiawan
Publish: M. I. Karuniawan













