JKM.COM, SULSEL – Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-up Initiative’ (READSI) merupakan program yang berada di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian.
Tujuan jangka panjang READSI yakni meningkatkan kesejahteraan keluarga tani miskin di wilayah sasaran program.
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menjelaskan program READSI memberikan kesempatan kepada setiap petani untuk terus maju dan berkembang dalam meningkatkan kesejahteraannya.
“Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas SDM pertanian melalui pelatihan yang terstruktur, sistematis dan masif, karena perkembangan pertanian sangat dinamis. SDM pertanian adalah penentu peningkatan produktivitas, kontribusinya 50%. Sementara inovasi teknologi dan regulasi masing-masing 25%,” jelasnya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengatakan peran penyuluh dan fasilitator desa pendamping memang vital dalam pembinaan kepada petani guna memastikan penerapan teknologi pertanian yang direkomendasikan. Serta memfasilitasi penumbuhan dan pengembangan kelembagaan petani dan kelembagaan ekonomi petani.
“Tugas pokok dan Fungsi penyuluh adalah meningkatkan kapasitas petani agar mereka mampu mengimplemantasikan inovasi teknologi sehingga produktivitas pertanian meningkat,” ujar Dedi pada Selasa (30/08)
Salah satu kegiatan pelatihan yang dilaksanakan dalam rangka Program READSI yaitu Pelatihan Teknis Bagi Penyuluh Program READSI yang diselenggarakan pada tanggal 08 s.d. 14 Agustus 2022 sebanyak 10 Angkatan yang dilaksanakan di BBPP Batangkaluku, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.
Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang, Yulia Asni Kurniawati turut serta mendukung Program READSI melalui dilibatkannya Widyaiswara untuk menyampaikan materi-materi yang telah disusun dalam Kurikulum Pelatihan.
Pada kesempatan tersebut Widyaiswara BBPP Binuang yang ditugaskan terlibat pada pelatihan Program READSI salah satunya adalah Yusuf Rijayanto
“Melalui Program READSI ini diharapkan kegiatan pertanian dengan penguatan kelembagaan taninya dapat menghantarkan petani menjadi petani yang mandiri, kuat dan berdaya saing,” pungkasnya.
Penulis: Yusuf Rijayanto, MA
Publish: M. Irfan Karuniawan, S.Kom













