Kembangkan Kelembagaan Petani, BBPP Binuang Ajarkan Penyuluh Pertanian

banner 120x600

JKM.COM, KALSEL – Pelaksanaan Pelatihan Dasar Fungsional Bagi Penyuluh Pertanian Alih Kelompok yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang merupakan pelatihan yang wajib diikuti oleh para Penyuluh Pertanian yang memiliki jenjang jabatan Penyuluh Terampil untuk dapat menjadi Penyuluh Pertanian jenjang jabatan Ahli. 

Materi-materi pelatihan yang dikemas dalam kurikulum pelatihan merupakan penjabaran dari Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Penyuluh Pertanian.

Dengan demikian, secara umum materi-materi tersebut harus dikuasai oleh para Penyuluh Pertanian. Salah satunya yakni Penumbuhkembangan Kelembagaan Petani. 

Adapun narasumber pada pelatihan tersebut yakni Widyaiswara Ahli Madya, Yusuf Rijayanto. Ia juga menegaskan bahwa betapa pentingnya Kelembagaan Petani dalam pertanian. 

“Petani dan Pertanian tanpa Kelembagaan Petani akan menjadikan petani tetap menjadi buruh bagi para pelaku usaha dibidanag pertanian,” Paparnya pada Rabu, (31/08/2022).

“Untuk itu, penumbuhkembangan Kelembagaan Petani diawali dengan memberikan pemahaman tentang manfaat berkelompok, cita-cita Kelompok dan melakukan aktifitas kelompok yang berorientasi terhadap masalah yang selama ini dihadapi dengan menggunakan potensi yang dimiliki guna meraih cita-cita kelompok,” ungkap Yusuf.

Kepala Balai BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati menyampaikan pentingnya pendampingan dan supervisi dari Penyuluh dilapangan untuk mendampingi Poktan dalam menjalankan kegiatan poktannya dan meningkatkan menjadi skala ekonomi. 

Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengatakan peran penyuluh dan fasilitator desa pendamping memang vital dalam pembinaan kepada petani guna memastikan penerapan teknologi pertanian yang direkomendasikan. 

Tugas pokok dan Fungsi penyuluh adalah meningkatkan kapasitas petani agar mereka mampu mengimplementasikan inovasi teknologi sehingga produktivitas pertanian meningkat,” ujarnya

Penulis: Yusuf Rijayanto, MA
Publish: M. Irfan Karuniawan, S.Kom
 


banner 336x280

Tinggalkan Balasan