BPPSDMP Gelar Pelatihan Bisnis Start Up Bagi Petani Milenial di Kabupaten Banjar

banner 120x600

JKM.COM, TAPIN – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan Kementerian Pertanian (Kementan) akan terus berupaya menghadirkan petani milenial yang berkapasitas maksimal, berintelektual, berketerampilan. 

“Lewat petani milenial, kita mengubah mindset anak-anak muda mengenai pertanian, bahwa bertani itu keren dan menguntungkan,” Katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, memaparkan bahwa regenerasi petani harus dipercepat untuk menyediakan pangan bagi 273 juta orang. 

“Kita juga mendorong agar petani milenial jeli melihat peluang untuk mengembangkan sektor usahanya agar mendapatkan hasil maksimal. Karena itu, mari kita saling bekerja sama satu sama lain, membangun pertanian melalui petani milenial,” pinta Dedi.

Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan kembali berkontribusi dalam mengembangkan kompetensi petani milenial. 

Kontribusi positif ini diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan bisnis start up yang dikhususkan bagi calon penerima manfaat program YESS yang merupakan petani milenial.

Kali ini, peserta berasal dari Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. 

Pelatihan yang bertajuk Peningkatan Kapasitas Pemuda Melalui Start Up Program YESS merupakan kerjasama dengan SMKPP Banjarbaru. 

BBPP Binuang diberikan amanah untuk meningkatkan kapasitas sasaran Program YESS sebanyak 420 orang pemuda tani. Pelatihan dilaksanakan dalam 14 angkatan, dimana setiap angkatan akan diikuti oleh 30 orang peserta. Setiap angkatan  dilaksanakan selama 2 hari (18 JPL). 

“Materi inti yang diberikan dalam pelatihan start up ini meliputi Ide Bisnis, Perancangan Model Bisnis, Manajemen dan Produksi, Pemasaran dan Pengelolaan Pelanggan serta Kredit Usaha Rakyat, “jelas Adi Widiyanto salah satu widyaiswara yang menjadi tim fasilitator pada Selasa, (27/09). 

“Dengan pelatihan ini diharapkan petani milenial dapat lebih meningkat kapasitasnya dalam mengelola usaha yang dijalankannya. Sehingga usahanya akan lebih maju dan berkembang,” tambahnya.

Kepala BBPP Binuang, Dr. Ir.Yulia Asni Kurniawati, M.Si menyampaikan arahannya mengenai pentingnya petani milenial membangun jejaring antar startup, dengan pemerintah, dunia usaha dan dunia industri maupun dengan bapak angkat agar mempercepat akselerasi penumbuhan dan pengembangan usaha para petani milenial tersebut. 

“Jaringan petani milenial harus dapat menguasai pasar dan industri dari hulu sampai hilir. Peningkatan kapasitas bagi petani milenial tidak hanya sebatas pada pelatihan  tapi akan dilanjutkan dengan pendampingan agar petani milenial dapat mengembangkan usahanya dan jejaring usaha serta kemitraan dengan para pengusaha yang sudah maju,” jelasnya.

Penulis: Adi Widiyanto, SP, MP.
Editor: M. Irfan Karuniawan, S.Kom


banner 336x280

Tinggalkan Balasan