Kembangkan Usaha Pertanian di Kabupaten Banjar, Dinas TPH Provinsi Kalsel Berikan Bantuan

banner 120x600

JKM.COM, KALSEL – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam beberapa kesempatan mengingatkan insan pertanian untuk senantiasa memajukan usaha taninya.

“Pertanian itu harus lebih maju dan lebih memandirikan dirinya dan bangsanya. Artinya apa, pertanian itu harus ada yang menanamnya, ada yang mengolahnya dan ada yang memasarkanya. Dan pertanian itu bukan hanya makanan, tetapi juga kesehatan dan lapangan kerja. pertanian itu menghidupi industri dan memutar ekonomi,” ungkapnya

Di Kesempatan terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan Dunia pertanian masih menjanjikan untuk digeluti.

“Sektor pertanian akan menjadi lapangan kerja menarik, prospektif dan menguntungkan dan dapat berdampak pada penurunan angka pengangguran serta terjadinya urbanisasi,” katanya.

Untuk mendorong hal tersebut, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura (TPH) Provinsi Kalimantan Selatan laksanakan Peresmian Bangunan Bangsal Pengolahan Cabai dan syukuran bantuan pemerintah –  BUMN tahun anggaran 2022, sekaligus panen dan tanam cabai serta penaburan bibit ikan.

Giat ini dipusatkan di Gapoktan Kayuh Baimbai, Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Selasa (4/10/2022).

Bangunan Bangsal Pengolahan Cabai diresmikan oleh Kepala Dinas TPH Provinsi Kalimantan Selatan, H Syamsir Rahman bersama Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas dan Analis Kebijakan Madya Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian Ermia Sofiyessi.

Turut hadir, Kepala Bagian Umum BBPP Binuang, Arfan Sulaiman Karompot; Widyaiswara BBPP Binuang, Soleh Wahyudi, Tota Totor Naibaho, Retno Hermawan, dan Aman Nurrahman Kahfi;  Anggota DPRD Provinsi Kalsel Fahrani, Camat Simpang Empat Fahrian Rahman, Plt Kadis Pertanian Banjar H Ahmadi, Kadis PMD Banjar H Syahrialludin dan Forkopimcam.

Kepala Dinas TPH Kalsel Syamsir Rahman menjelaskan, bantuan bangsal untuk hortikultura tersebut yakni peralatan pengering, penghancur sampai pengolahan khusus untuk cabai.

”Selain menanam padi, jagung dan kedelai di desa Simpang empat ini dikhususkan untuk tanaman hortikultura seperti cabai. Peralatan yang diberikan harus dijaga dan dipelihara karena bantuan ini bernilai besar,” pesannya.

Alat tidak hanya digunakan untuk kelompok tani yang ada di desa ini, namun juga bisa dimanfaatkan untuk kelompok tani lain.

Syamsir berharap Dinas TPH Kalsel bekerjasama dengan TP PKK Banjar untuk menjadikan Desa Simpang Empat ini sebagai daerah agrowisata dan produk olahannya akan disebarluaskan.

Kepala BBPP Binuang,Yulia Asni Kurniawati turut mensupport kegiatan ini, dengan menerjunkan Widyaiswara yang kompeten di bidang Pertanian.

Penulis: ANK
Editor: M. Irfan Karuniawan, S.Kom


banner 336x280

Tinggalkan Balasan