Pasar Tani BBPP Dorong Petani Jadi Wirausaha Handal

banner 120x600

JKM.COM, KALSEL – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan Pasar Tani dihadirkan untuk mempercepat penyerapan berbagai komoditas pangan dari kelompok tani, sehingga masyarkat memperoleh harga yang terjangkau dengan kualitas pangan yang memadai. 

“Pasar Tani ini sebenarnya bukan untuk menyaingi keberadaan pasar, sekali lagi bukan. Tapi untuk menstabilkan. Artinya, kalau di pasar harga naik, di sini harga standar. Ini juga sekaligus menjadi media pemasaran bagi kelompok tani, sumber informasi komoditas pertanian ada di sini. Sama-sama kita jaga dan harus menjadi lebih baik.” ujar SY pada Kamis, (24/11). 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menyampaikan, Bapak Menteri meminta Kementerian Pertanian, fokus dalam pengawalan ketersediaan pangan pokok di daerah serta dapat melibatkan secara aktif Pasar Tani.

“Kegiatan Pasar Tani diharapkan dapat mendukung stabilitas harga dan ketersediaan pangan terutama di wilayah-wilayah yang defisit yang memerlukan intervensi,” ujar Dedi.

Pasar dan pemasaran merupakan salah satu tujuan akhir dari kegiatan suatu usaha. Seperti halnya yang menjadi konsep dalam menjalankan agribisnis yaitu mengawali dari yang akhir. Pemasaran merupakan kegiatan atau sub system yang terakhir dalam suatu usaha, begitu juga dengan pertanian, akan tetapi pasar dan pemasaran harus menjadi pertimbangan awal dari suatu usaha. Dengan kata lain suatu usaha ditentukan oleh pasar, sehingga ada ungkapan yang menyatakomersial dengan berorientasikan kan usahakanlah yang pasar minta bukan usahakan yang kita bisa.

Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang yang memiliki tugas dibidang pelatihan pertaian salah satu jenis pealtihannya adalah Kewirausahaan mendorong agar para petani tidak lagi menjadi petani subsisten akan tetapi menjadikan petani yang komersial dengan berorientasi pasar.

Untuk mewujudkan petani komersial BBPP Binuang menciptakan dan menjadikan halaman depan kantor menjadi pasar yang diberi nama pasar tani. Posisi lokasi pasar tani tepat dipinggir jalan provinsi yang terlihat dan mudah dijangkau

Pasar Tani yang dibangun ditempat strategis ini diharapkan dapat memberikan manfaat selain bagi konsumen pastinya bagi petani sebagai produsen. Dengan adanya pasar tani secara tidak langsung mempraktikan hasil pelatihan kewirausahaan yang sudah diterima pada saat pelatihan. Petani yang semula menjual produknya ke tengkulak atau pengumpul melalui pasar tani mereka dapat menjual langsung ke konsumen. Begitu pula dengan aktifitas pemasaran di pasar tani banyak memberikan manfaat yang dapat diraih oleh petani selaku produsen, petani akan banyak berkomunikasi dengan konsumen dan hal ini juga merupakan informasi yang sangat dibutuhkan oleh petani.

Kegiatan Pasar Tani yang dilaksanakan BBPP Binuang kali ini tanggal 22 Nopember 2022 bertepatan dengan pembukaan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Volume 4 dengan tema Wirausaha Pertanian. Kegiatan pasar tani tersebut mendapat kunjungan dari yang mewakili Bupati Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Tanaman Ppangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan dan Kepala-kepala UPT lingkup Pertanian. Pada kesempatan tersebut apresiasi disampaikan oleh para undangan dan berharap Pasar Tani BBPP Binuang menjadikan para petani menjadi wirausaha yang handal.

Produk yang dipasarkan di Pasar Tani merupakan produk-produk pertanian yang dihasilkan oleh para petani sekitar BBPP Binuang, dari Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) dan dari Devisi-devisi D Corp BBPP Binuang.

Kepala BBPP Binuang Dr. Ir. Yulia Asni Kurniawati, M.Si dalam sambutan pada kegiatan pelatihan menyampaikan bahwa petani tanpa pasar adalah nihil, pasar tani yang telah terwujud ini merupakan gambaran keberhasilan petani dan pertanian.

“Wirausaha yang handal adalah wirausaha yang dapat menguasai pasar,” tegasnya.

Penulis: Yusuf Rijayanto, MA.
Editor: M. Irfan Karuniawan,S.Kom


banner 336x280

Tinggalkan Balasan