JKM.COM, KALSEL – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berkesempatan melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan pada hari Jum’at (25/11).
Agenda beliau di tanah banua salah satunya yaitu melakukan kesepakatan Mou dengan Universitas Lambung Mangkurat.
Penandatanganan MoU ini dilakukan antara Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) dengan Universitas Lambung Mangkurat yang diwakili oleh oleh Bapak Rektor ULM, Ahmad Alim Bachri dan Kepala BPPSDMP yang diwakili oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Lely Nuryati yang disaksikan langsung oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.
Penandatanganan Mou ini dilaksanakan di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat, Banjar Baru, Prov. Kalimantan Selatan.
Dalam kesempatannya , Mentan SYL mengajak mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat di Kalimantan Selatan untuk memperkuat sektor pertanian Indonesia dalam menghadapi ancaman krisis global. Menurutnya, pertanian adalah sektor yang paling siap dalam memperkuat ekonomi bangsa jika dibandingkan dengan sektor lainya.
“Saya selalu bilang pertanian itu adalah kehidupan kita, pertanian itu didepan mata. Dan modal yang paling siap dalam memperbaiki bangsa dan negara hanya sektor pertanuan. Apalagi tanah di Kalimantan Selatan sangat subur,” ujar SYL saat menyampaikan kuliah umum di Universitas Lambung Mangkurat, Jumat (25/11/2022).
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengungkapkan, saat ini adalah eranya generasi milenial dalam mengambil peran dan kesempatan.
Menurutnya, kemajuan pertanian harus didukung petani milenial karena milenial memiliki semangat berinovasi yang tinggi untuk melakukan cara-cara yang baru terhadap penanganan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.
“Di era 4.0 ini ada lima hal yang harus di pegang oleh petani milenial yaitu rencana, antusias, ilmu, pengetahuan, keterampilan dan aksi nyata. Jika itu semua ada di genggaman kalian impianmu pasti akan terwujud. Sudahlah, hilangkan pardigma kalau petani itu miskin,” kata Dedi.
Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian BBPP Binuang Yulia Asni Kurniawati dalam kesempatannya mengatakan pihaknya concern untuk terus meningkatkan kompetensi petani milenial dengan menyelenggarakan pelatihan dengan sub tema dari hulu hingga hilir.
Penulis: Tota Totor Naibaho,SP. MP.
Editor: M. Irfan Karuniawan, S.Kom













