JKM.COM, KALSEL – Pagelaran Pelatihan Sejuta petani dan penyuluh Volume 4 yang mengambil tema Wirausaha Pertanian secara resmi ditutup pada Kamis (24/11).
Pelatihan yang dilaksanakan secara hybrid, dan untuk yang offline di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang ini berlangsung secara semarak,meriah,dan berhasil meningkatkan kompetensi para pesertanya.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan peran pertanian sangat penting sepanjang masa. Apalagi, pada kondisi sat ini, di tengah sejumlah krisis yang terjadi secara global.
“Selain SDM pertanian berkualitas, jumlah mereka harus diperbanyak. Tujuannya, akselerasi pencapaian target berbasis standardisasi tinggi. Dengan begitu, ketahanan pangan kita akan terus terjaga,” kata Mentan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi menjelaskan pertanian harus mampu mencukupi kebutuhan barang sekaligus jasa yang terkait. Dan untuk memajukan pertanian, khususnya meningkatkan kesejahteraan petani, peningkatan produksi dan produktivitas di bagian budidaya saja tidak cukup.
Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati mengharapkan pelatihan sejuta petani dan penyuluh volume 4 ini dapat menjadi jembatan antara petani dengan offtaker, sehingga petani tidak perlu ragu untuk memasarkan produk pertanian mereka.
“Melalui kegiatan pelatihan ini akan dibangun jejaring usaha antar peserta pelatihan dan kemitraan dengan pihak offtaker. Diharapkan permasalahan yang selama ini dihadapi wirausaha pertanian dalam pemasaran hasil usahanya akan dapat diatasi. sehingga nantinya peserta dan petani umumnya tidak perlu khawatir kemana produk mereka akan dipasarkan,” pungkasnya.
Penulis: Adi Widiyanto, SP, MP.
Editor: M. Irfan Karuniawan,S.Kom













