BANJAR BARU-KALSEL, JKM | Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh telah memasuki hari pertama. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian melalui Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) dengan menggandeng Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang salah satunya Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang.
Pelatihan kali ini diadakan di 2 titik sekaligus, yaitu di Dinas TPH Provinsi Kalimantan Selatan dan Aula Bangkinang BBPP Binuang pada Kamis, (24/02/2022).
BBPP Binuang mengawali pelatihan ini dengan materi “Kebijakan Adaptasi dan Mitigasi terhadap Perubahan Iklim Provinsi Kalimantan Selatan” yang dibawakan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Kadis TPH), Ir. Syamsir Rahman, M.S.
“Akibat pencemaran udara, efek rumah kaca, aktivitas industri dan pertambangan, perlahan terjadi perubahan iklim. Hal ini harus kita cegah dari sekarang,”ungkap syamsir.
“Mau tidak mau, suka tidak suka, sektor pertanian harus terus menembus langit, tidak boleh berhenti hingga kiamat nanti dan mari bersama sama, Kawal terus pertanian kita,” pungkas syamsir.
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebagai ketua Kelompok Kerja Pertanian (Agriculture Working Group) G20 meminta kepada seluruh negara anggota agar senantiasa memelihara bumi dari fenomena perubahan iklim.
“Alam Indonesia sudah menjanjikan, orang kita banyak, teknologi, pelatihan, research, hanya tinggal ketekunan- ketekunan yang harus dilakukan,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menambahkan,”Sasaran peserta ditargetkan sekitar 1.568.483 orang bahkan lebih, yang terdiri dari petani dan insan pertanian lainnya. sejumlah 1.500.000 orang serta penyuluh pertanian sebanyak 68.483 orang”,ucapnya.
Pelatihan ini akan melibatkan petani, Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S), Ikatan Alumni Magang Jepang (IKAMAJA), Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA), Duta Petani Milenial/Duta Petani Andalan (DPM/DPA), Perhimpunan Penyuluh Pertanian (PERHIPTANI) dan insan pertanian lainnya yang akan dilaksanakan oleh unit pelaksana teknis (UPT) lingkup BPPSDMP,” pungkas dedi.
Kepala BBPP Binuang, Dr. Ir. Yulia Asni Kurniawati, M.Si saat membuka pelatihan menyampaikan, “BPPSDMP Puslatan telah melaksanakan pelatihan kepada petani dan penyuluh,”paparnya.
“Untuk menghadapi perubahan iklim,kita harus mengantisipasi dengan merubah cara-cara lama dengan memanfaatkan sistem smart farming dan IoT,” tutup yulia.
(Amallia/Irfan)













