Bijak Bermedsos dan Anti Hoax, Generasi Milenial STKIP Melawi Gelar KOPDAR

banner 120x600

MELAWI – KALBAR, JKM | Ketua Sekolah Tinggi Kejuruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kabupaten Melawi, Septian Peterianus, menggelar Kopi Darat (Kopdar) bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) STKIP Melawi di Cafe Toegoe, Kecamatan Nanga Pinoh pada Rabu, (30/3/2022).

Kopdar dengan diskusi mengangkat tema “Generasi Milenial Indonesia Kabupaten Melawi Anti- Hoax dan Bijak Bermedsos” ini di pandu langsung oleh Ketua STKIP Melawi. Acara dikemas secara santai dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Septian Peterianus mengatakan, mahasiswa hendaknya bijak dalam menyikapi informasi yang berkembang di sosial media agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Hal ini punya dampak positif yaitu generasi milenial kaya informasi karena semua ada di smartphone.

“Namun dampak negatifnya orang menjadi malas membaca buku,” katanya.

Lebih lanjut Septian, ada beberapa tips dalam menghadapi berita hoax, satu di antara tipsnya adalah ‘saring sebelum sharing’.

“Menyikapi perkembangan jaman di era teknologi informasi melalui sosial media, mahasiswa harus menyaring informasi yang didapat. Cari kebenaran tentang informasi yang diterima, agar kita bijak dalam bersosial media”, pesan Septian.

Menurutnya, jika suatu informasi yang disajikan melalui media sosial tidak di filter dapat memberikan dampak negatif bagi diri sendiri dan bagi masyarakat luas.

“Jangan terburu-buru men-sharing atau forward berita yang dari aplikasi chat seperti WA, Line dl, harus dicari kebenarannya dulu baru di-share atau diforward, atau dibiarkan saja,” kata dia.

Septian juga berharap, generasi muda milenial Melawi harus bisa menangkal hoax yang berkembang di sosial media, seperti Facebook, Twitter, Instagram, WA group dalam membangun tatanan yang demokratis di Indonesia. Mahasiswa jangan mudah terpapar hoax.

Dalam Kopdar tersebut, Septian juga menyinggung pelaksanaan pemilu yang semakin dekat di Kabupaten Melawi. Ia berharap kaum milenial berpartisipasi aktif dalam berpolitik yang sehat.

“Kontribusi setiap pihak juga sangat diperlukan untuk mewujudkan Pilkada sebagai hajatan demokrasi masyarakat dan melahirkan pemimpin yang berkualitas”, kata Septian

Ditambahkan Septian, Pemuda merupakan penerus perjuangan generasi terdahulu untuk mewujukan cita-cita bangsa. Pemuda menjadi harapan dalam setiap kemajuan di dalam suatu bangsa.

“Pemuda harus bisa berperan aktif dalam membantu pembangunan daerah dan bangsa ini. Banyak hal positif yang dapat dilakukan seperti, menghasilkan karya-karya yang dapat bermanfaat bagi masyarakat. Berperan aktif dilingkungan sekitar dan menjadi teladan masyarakat dengan hal-hal lain yang bersifat produktif”, pungkasnya.

Lanjut Septian, Pentingnya peran pemuda, khususnya mahasiswa Kabupaten Melawi memberikan kontribusi positif dan mendukung program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Unit Kegiatan Mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut yaitu, BEM, Hima Penjas, IMPA, PSHT, UKM PMK, Hima Fisika, Duta Hutan, Himmat dan KMK STKIP Melawi.


banner 336x280

Tinggalkan Balasan