JKM.COM, KALSEL – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mewujudkan regenerasi petani serta melahirkan wirausaha milenial di sektor pertanian.
Kementan menciptakan wirausahaan milenial tangguh dan berkualitas melalui program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).
Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan merupakan salah satu kabupaten yang mendapatkan program ini, diantara 3 kabupaten lainnya di Kalimantan Selatan yaitu Tanah laut dan Tanah Bumbu.
Dalam rangka mempertajam pengetahuan dan keterampilan para petani milenial yang sudah terdaftar sebagai calon penerima manfaat (CPM) pada program YESS, Sekolah Menengah Kejurauan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK- PP) banjarbaru selaku projects Provincial Implementation Unit (PPIU) Kalimantan Selatan berkerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang Kembali mengelar workshop Bussines Motivation Pathwal (BMP).
Giat ini bertujuan bagimana untuk mendapatkan ide bisnis bagi CPM yang rata-rata merupakan petani milenial.
Workshop ini digelar di Kampus BBPP Binuang, pada tanggal 19 sampai 24 Agustus 2022.
Workshop Motivasi Binis bagi pemuda di Kabupaten Banjar, diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dalam mengidentifikasi berbagai model bisnis pertanian seperti pohon industri dan bisnis model canvas guna menjadi pegangan dalam merencanakan dan melaksanakan usaha bisnis.
Selain itu, success Story yang disampaikan oleh praktisi, Wirausaha milenial Husni Thamrin diharapkan mampu meningatkan minat bagi peserta workshop untuk memulai usaha bisnis di berbagai komponen agribisns pertanian.
Workshop dibuka oleh Kepala BBPP Binuang Dr. Ir. Yulia Asni Kurniawati, M.Si dan juga di hadiri oleh Fasilitotor kecamatan dan peserta sebanyak 60 orang per Angkatan.
“Materi yang dikupas pada workshop kali ini yakni membangun jiwa kewirausaan agribisnis, lalu disajikan materi kisah sukses pengusaha pertanian yang dibawakan oleh Duta Petani Milenial, Papar Yulia pada Senin, (29/08/2022).
Menteri Pertanian, Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH. dalam keterangannya, mengatakan perlu dilakukan regenerasi untuk meneruskan pertanian di Indonesia, sebab 70 persen lebih petani ialah petani dengan usia lanjut.
“Untuk itu perlu dilakukan regenerasi petani, diantaranya dengan program petani milenial. Kita targetkan tercetak 2,5 juta petani milenial dalam 5 tahun,” papar Mentan
“SDM pertanian yang andal dapat meningkatkan bobot pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan meningkatkan kapasitas dan kualitas petani dan penyuluh sebagai ujung tombak kegiatan pertanian,” tutup Mentan.
Penulis: Susmawati, S.P., MP.
Publish: M. Irfan Karuniawan, S.Kom













