BPPSDMP Kementan Beri Bukti, Program Food Estate Kalteng Tidak Gagal 

banner 120x600

JKM.COM, MELAWI – Banyak kalangan yang meragukan, bahkan menghina, dan tak segan menghakimi, bahwasanya Program Super Prioritas Lumbung Pangan Food Estate di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tepatnya di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau yang dijalankan sejak tahun 2020 tersebut telah gagal mensejahterakan petani dan penyuluh di wilayah sasaran program. 

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) terbaiknya, yakni Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang menjawab keraguan tersebut. 

Hal ini dibuktikan dengan telah diselenggarakannya Pelatihan Tematik Berbasis Korporasi Mendukung Program Food Estate kurang lebih sebanyak 79 Angkatan. 

Melalui pelatihan ini, Petani dan Penyuluh di wilayah sasaran program mendapatkan edukasi, pembekalan, dan motivasi dari Widyaiswara yang kompeten di bidang Pertanian. 

Selain itu, di beberapa kawasan ekstensifikasi atau pembukaan lahan baru, dipantau telah berhasil menghasilkan profit dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani di sekitarnya. 

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Yaya, SP. Dalam kesempatannya saat diwawancarai, beliau mengatakan Pelatihan Tematik yang diselenggarakan oleh pihak BBPP  Binuang merupakan Program utama sebagai salah satu upaya untuk menciptakan ketahanan pangan dan bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya krisis pangan. 

“Pelatihan Tematik ini diselenggarakan guna meningkatkan pengetahuan dan peningkatan kapasitas petani juga penyuluh pertanian terhadap permasalahan terkait budidaya tanaman padi lahan rawa, penendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT), pengoperasian Alsintan, hingga Korporasi petani”, Ungkapnya pada Senin (03/10/2022). 

“Peningkatan kapasitas petani pasca kegiatan Tematik yang diselenggarakan BBPP Binuang ini sangat baik dan berpengaruh terhadap pola pikir petani dan penerapan berkegiatan dalam usaha tani di bidang pertanian,” Tambah Yaya. 

Menteri Pertanian (Mentan) Prof.Dr. H. Syahrul Yasin Limpo,SH, M.Si MH.  menjelaskan, pengembangan kawasan Food Estate menjadi salah satu program super prioritas Kementan. 

“Tujuan Program food estate yaitu untuk membangun kawasan pertanian terpadu yang berdaya saing, ramah lingkungan dan modern, serta mendorong sinergitas dengan stakeholders,” jelasnya. 

Dalam kesempatan terpisah, Kepala BPPSDMP Kementan, Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi,M.Agr mengatakan Pengembangan pertanian di wilayah food estate dilakukan melalui teknologi modern yang sudah ada. 

“Pengembangan kawasan Food Estate ini dilakukan dengan teknologi optimalisasi lahan rawa secara intensif guna meningkatkan produksi dan indeks pertanaman (IP),” paparnya. 

Kepala BBPP Binuang, Dr. Ir. Yulia Asni Kurniawati, M.Si. mengungkapkan, pihaknya beserta jajaran senantiasa selalu siap menguatkan kapasitas petani dan Penyuluh di kawasan food estate untuk mendukung ketahanan pangan nasional. 

Penulis: Yusuf Rijayanto, MA.
Editor: M. Irfan Karuniawan,S.Kom. 


banner 336x280

Tinggalkan Balasan