BPPSDMP Edukasi Insan Pertanian Green Economics Dengan Pemanfaatan Biochar

banner 120x600

JKM.COM, KALSEL – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengutarakan, untuk mencapai tujuan pembangunan pertanian, perlu metode ramah lingkungan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi, melalui Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati menyampaikan bahwa saat ini telah terjadi perubahan iklim yang bisa mengakibatkan krisis pangan.

“Oleh karena itu kita harus mengembangkan pertanian yang ramah lingkungan,” paparnya.

Green Economics merupakan konsep pertanian ramah lingkungan tanpa penggunaan bahan-bahan yang bersifat kimia dengan memanfaatkan keanekaragaman hayati dan inovasi teknologi.

Salah satu bentuk perwujudannya yakni dengan pemanfaatan Biochar, yang mampu menjadi pembenah kesuburan tanah.

BPPSDMP Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang menjawab tantangan tersebut, dengan menyelenggarakan Webinar Widyaiswara Sapa Kostratani (Wisatani) dengan tema ‘Biochar Bahan Pembenah Kesuburan Tanah Menuju Green Economics’.

Wisatani yang telah mencapai sesi 121 Sesi ini dipusatkan di Agricultural Operation Room (AOR) Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang pada tanggal 12 Oktober 2022.

Pemateri pada sesi ini dibawakan oleh Widyaiswara BBPP Binuang Budiono dan Aman Nurrahman Kahfi. Acara akan dikemas secara menarik dan interaktif dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi insan pertanian.

Penulis: Adi Widiyanto, SP. MP.
Editor: M. Irfan Karuniawan, S.Kom


banner 336x280

Tinggalkan Balasan