Tingkatkan Kualitas SDM Pertanian, BPPSDMP Kementan Akan Gelar Pelatihan Sejuta Petani Penyuluh di Bulan November

banner 120x600

JKM.COM, KALSEL – Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian melalui pelatihan yang terstruktur, sistematis dan masif, karena perkembangan pertanian sangat dinamis. SDM pertanian adalah penentu peningkatan produktivitas, kontribusinya 50 persen sementara inovasi teknologi dan regulasi masing-masing 25 persen.

“SDM pertanian berkualitas, prioritas Kementan karena target produktivitas harus tinggi. Tujuannya, mendukung ketahanan pangan nasional maka pelatihan petani dan penyuluh menjadi fokus karena pertanian sangat dinamis,” kata Mentan Syahrul.

Dia menghimbau para petani dan penyuluh bergabung dalam pelatihan sejuta petani penyuluh yang akan dilaksanakan pada bulan November, sehingga seluruh program pertanian akan terakselerasi dengan baik dan hasilnya maksimal bagi kesejahteraan petani.

“Selain SDM pertanian berkualitas, jumlah mereka harus diperbanyak. Tujuannya, akselerasi pencapaian target berbasis standardisasi tinggi. Dengan begitu, kuota ekspor pertanian akan terus naik,” tutur Mentan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) Dedi Nursyamsi memastikan bahwa Kementan tetap berkomitmen meningkatkan kompetensi SDM pertanian, “Pertanian posisinya penting bagi ketahanan pangan. Secara bisnis, pertanian juga sangat kompetitif,” ujarnya.

Menurut Dedi, pelatihan akan berlangsung terstruktur, sistematis dan masif secara hybrid (online) dan tatap muka (offline).

Pelatihan online dilaksanakan melalui Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani) pada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di tingkat kecamatan di bawah kendali Kostrada di tingkat kabupaten/kota dan Kostrawil di tingkat provinsi.

“Konsep pelatihan akan padat karena secara online dan offline,” kata Dedi pada Senin (31/10).

Khusus offline, zonasi implementasi akan dibagi pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPPSDMP. Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang berkesempatan menjadi tuan rumah pada pagelaran pelatihan offline yang direncanakan akan diselenggarakan pada tanggal 21 hingga 23 November 2022.

Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati dalam kesempatan terpisah mengatakan, Pelatihan yang akan diselenggarakan mengambil tema ‘Wirausaha Pertanian’.

“Pelatihan ini akan berlangsung dengan menarik, karena kita akan mengundang Narasumber yang merupakan Offtaker, sehingga diharapkan peserta tidak khawatir kembali, produk mereka akan dipasarkan kemana,” paparnya.

Penulis: Adi Widiyanto, SP, MP.
Editor: M. Irfan Karuniawan, S.Kom


banner 336x280

Tinggalkan Balasan