Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kunjungi Yonif TP 926/Pangalangok Libau, Tekankan Disiplin dan Sinergi TNI-Polri

banner 120x600

JKM.COM, BENGKAYANG – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada Kamis, (8/10/2026).

Kedatangan Menhan disambut Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki beserta jajaran TNI.

Kunjungan tersebut menyasar Yonif TP 926/Pangalangok Libau sebagai bagian dari agenda Kementerian Pertahanan untuk melihat secara langsung kesiapan operasional satuan sekaligus memberikan pengarahan kepada para prajurit.

Di hadapan prajurit, Sjafrie menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran prajurit di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“TNI lahir dari rakyat, karena itu harus senantiasa menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat, bersikap ramah dan membantu dalam setiap tugas pembinaan teritorial,” tegas Sjafrie.

Selain kedekatan dengan masyarakat, Menhan juga mengingatkan seluruh prajurit agar memegang teguh disiplin serta jati diri sebagai anggota TNI. Nilai-nilai Sapta Marga, menurutnya, harus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Disiplin adalah kunci utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Prajurit harus siap bertempur menghadapi segala ancaman negara, dan semuanya berawal dari kedisiplinan yang tinggi,” ujarnya.

Sjafrie juga menyoroti pentingnya soliditas dan sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Ia meminta prajurit menghindari tindakan kekerasan, baik secara internal maupun antar-satuan.

Ia menegaskan, jiwa korsa harus ditempatkan sebagai kekuatan untuk membangun solidaritas dan profesionalisme, bukan menjadi alasan untuk bertindak arogan.

“Jiwa korsa harus dijaga dan dimaknai untuk memperkuat solidaritas, bukan untuk menonjolkan arogansi atau merusak keharmonisan,” tegasnya.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), sejumlah pejabat Kementerian Pertahanan, pejabat utama Kodam XII/Tanjungpura, Kasrem 121/Abw, serta Dandim 1209/Bengkayang.

Kehadiran Menhan di Yonif TP 926/Pangalangok Libau menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan prajurit sekaligus menegaskan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjalankan tugas di wilayah.


banner 336x280

Tinggalkan Balasan