BPPSDMP Identifikasi Kebutuhan Pelatihan FE, Ini yang dibutuhkan Petani

banner 120x600

PALANGKARAYA – KALTENG, JKM |Setelah berhasil melatih Penyuluh dan Petani di wilayah Program Food Estate, Badan Penyuluhan serta Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan)
Melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang kembali mengulang hal tersebut.

Hal ini dibuktikan agar pelatihan dan pendampingan tepat sasaran, diselenggarakannya Identifikasi Kebutuhan Pelatihan (IKP).

Giat ini dilaksanakan pada hari Selasa, (08/02/2022) lalu,  yang berlokasi di hotel luwansa Kota Palangkaraya Provinsi Kalimantan Tengah.

Perumusan IKP 2022 ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. Hj. Sunarti MM,Sekertaris Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Muhajirin Akbar, S.P., M.Si. Kepala Sekolah SMK-PP Banjarbaru, Budi Santoso, S.ST., M.Si. Perwakilan BPTP Kalimantan Tengah, Kabid. Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau, serta Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian di wilayah program Food Estate.

Pada perumusan kebutuhan pelatihan, diketahui bahwa Petani dan Penyuluh di Kapuas, Pulang Pisau memerlukan Pelatihan, diantaranya Penguatan Kapasitas Kelompok Tani, Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), Membangun Jejaring Kemitraan Bisnis, Manajemen Pengelolaan Lahan dan Air di Lahan Rawa serta Mekanisasi Pertanian TR-2.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyebut Program Strategis Nasional Food Estate telah berjalan dengan baik dan memberikan hasil maksimal. Menurutnya, jika ada yang gagal karena hama dan bencana alam adalah biasa dan tidak dapat menjadi ukuran keberhasilan program itu. 

“Selama ini food estate itu berjalan dengan baik dan hasilnya sudah maksimal,” Ujarnya dalam rapat kerja (raker) dengan DPR RI di Jakarta.

Kepala BPPSDMP Kementan, Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr menyatakan jajarannya siap bekerja maksimal untuk Food Estate Kalteng dengan mengawal dan mendampingi SDM pertanian.

“Kita akan memastikan pendampingan terhadap petani di lokasi Food Estate berjalan maksimal. Memaksimalkan kinerja BPPSDMP, untuk memastikan petani Food Estate mendapatkan pendampingan,” Ungkapnya

Kepala BBPP Binuang, Dr. Ir. Yulia Asni Kurniawati, M.Si mempaparkan, “Food Estate menjadi program super prioritas, oleh karena itu kami akan all out dalam pendampingan dan penyelenggaraan pelatihan kepada petani dan penyuluh,” paparnya

(Tota/Irfan/Agus)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan