Tajamkan skill dan Implementasi Materi, Peserta Latdas Penyuluh Pertanian Ahli Gelar Praktek Lapangan

banner 120x600

JKM.COM, KALSEL – Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang sedang menyelenggarakan Pelatihan Dasar (Latdas) Bagi Penyuluh Pertanian Ahli. 

Pelatihan yang telah berjalan sepanjang 15 hari ini telah menempuh 120 jam pelajaran, baik itu di lapangan melalui kegiatan prilaku pertanian, pembelajaran di kelas, maupun melalui media dalam jaringan (Daring) dengan mengisi materi di webinar Widyaiswara Sapa Kostratani (Wisatani). 

Agar lebih memantapkan materi yang sudah diberikan diberikan di kampus dan lebih menajamkan skill peserta nantinya dalam mengimplementasikan kepada masyarakat, maka dilaksanakanlah kegiatan praktek lapang. 

Praktik lapang diselengggarakan pada tanggal 05 juli hingga 09 Juli 2022 di Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam kesempatan terpisah mengatakan pertanian bisa baik salah satu penentu utamanya adalah penyuluh. 

“Kalian (Penyuluh Pertanian) itu penting banget. Kalian Adalah Kopassusnya Kementerian Pertanian,” ujar Mentan Syahrul Yasin Limpo melalui keterangan resminya. 

“Penyuluh adalah komunikator, penyuluh itu integrator, penyuluh adalah motivator, penyuluh adalah organisator, penyuluh adalah dinamisator. Ini terus saya pantau,” pungkasnya. 

Sementara itu Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi mengatakan Komando Strategis Pembagunan Pertanian (Kostratani) merupakan program kerja strategis Kementerian Pertanian. Ujung tombaknya adalah Penyuluh Pertanian.  

“Kostratani adalah pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran BPP dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional,” paparnya.

Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati saat melepas peserta praktek lapang mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Tanah Laut yang telah berkenan menampung peserta latdas.

“Setelah mengikuti praktek lapang, kami berharap peserta mampu untuk lebih memberdayakan petani binaannya dan memaksimalkan potensi yang ada,” ungkap Yulia. 

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Tanah laut, Ir. H. Muhammad Faried Widyatmoko sesaat setelah pelepasan peserta pelatihan mengatakan pihaknya kan mendukung penuh kegiatan ini. 

“Kami berharap rekan-rekan dapat menggali potensi yang ada di Kabupaten Tanah Laut, sehingga nantinya dapat menyusun programa Kecamatan dan Kabupaten,” pungkasnya.

Penulis: Adi Widiyanto,SP, MP.
Publish: M. I. Karuniawan, S.Kom


banner 336x280

Tinggalkan Balasan