JKM.COM, JABAR – Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) kembali menyelenggarakan Training of Trainer (ToT) bagi Widyaiswara, Penyuluh, Guru, dan Dosen.
Kali ini, ToT menggambil tema ‘Gerakan Tani Organik (Genta Organik)’. Kegiatan ini diselenggarakan dari Kamis 8 sampai 10 Desember 2022 di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi, Bogor Jawa barat.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo terus mengingatkan insan pertanian terhadap ancaman krisis pangan global dan perubahan iklim yang kian terjadi nyata.
“Satu hal yang paling mengkhawatirkan adalah naiknya harga bahan produksi seperti pupuk yang secara langsung berimbas pada sektor pertanian,” katanya.
“Tentunya ini tidak boleh dibiarkan karena pangan dan pertanian tidak boleh bersoal. Sekali pun harga pupuk melejit, pertanian tidak boleh bersoal,” tukasnya.
Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi yang berkesempatan mengisi materi pada ToT kali ini mengatakan,
“Gerakan Tani Pro organik (Genta Organik) ini didigalakkan untuk mengimbangi penggunaan pupuk kimia, Untuk menggenjot produktivitas pertanian kita,” ucapnya.
Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang Yulia Asni Kurniawati pun turut mensupport kegiatan ToT ini dan mengajak seluruh insan pertanian untuk memulai gerakan pertanian organik
Penulis: Amallia Rosya, SP, M.Si
Editor: M. Irfan Karuniawan, S.Kom













