Family Gathering BBPP Binuang Lakukan Eduwisata ke P4S Kebun Ndeso

banner 120x600

JKM.COM, SAMARINDA – Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) merupakan organisasi non pemerintahan yang dibangun dari dan untuk petani. 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan Untuk mencapai pertanian yang kokoh, maka pembangunan pertanian harus dimulai dari perdesaan.

“Sebab, sebagian besar budidaya pertanian dan peternakan dilakukan di desa. Dengan demikian, penguatan usaha tani dan kapasitas SDM di perdesaan mutlak dibutuhkan. Untuk inilah diperlukan penguatan kelembagaan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya atau P4S,” katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan, ciri utama P4S adalah inovasi yang menonjol, sehingga P4S memiliki peran yang luar biasa dalam penggerak pertanian di pedesaan.

P4S juga sebagai pelaku usaha pertanian, juga pelaku utama. Selain itu P4S adalah penyuluh yang melakukan resonansi dan aktivitas pengajak masyarakat sekitar untuk menggenjot pertanian dengan memanfatakan teknologi pertanian terkini.

“Saya sering membayangkan, SDM pertanian di Tanah Air tidak boleh kalah dari AS, China, Eropa dan negara yang maju pertaniannya,” katanya pada Senin (19/12).

P4S bisa milik pribadi atau kelompok masyarakat (kelompok Tani), Petani atau kelompok tani yang menjadi P4S itu memiliki kelebihan atau keunggulan yang dapat ditiru oleh petani lainnya, P4S pastinya lebih berhasil dalam mengelola usahataninya.

Bukan hanya itu P4S memiliki jiwa social yang tinggi dan mau serta mampu berbagi dengan petani lain atau masyarakat pada umumnya.

Karena itu petani atau Kelompok Tani yang menjadi P4S sering dikunjungi oleh petani lain, masyarakat umum, siswa/i atau mahasiswa/i bahkan dari instansi pemerintah/swasta untuk melihat dan belajar atas keberhasilannya.

Begitu pula dengan P4S Kebun Ndeso yang berlokasi di di Jalan Citandui Poros Samarinda-Bontang RT 24, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Kalimantan Timur, selalu ramai dikunjungi. Hal tersebut ternyata P4S Kebun Ndeso bukan hanya memiliki keunggulan didalam pengelolaan usahatani akan tetapi memanfaatkan lokasi yang strategis yang memiliki lokasi di wilayah yang cukup tinggi dijadikan lokasi wisata. 

Bapak Tukijo selaku Ketua P4S memanfaatkan potensi yang dimiliki, alasan pengembangan usaha selain pertanian bertambah menjadi lokasi wisata berbasis pertanian karena banyaknya kunjungan ini diharapkan pengunjung selain belajar pertanian juga dapat berwista begitu juga sebaliknya pengunjung yang berwisata diharapkan akan tertarik dan mencintai pertanian.
Sebagai tempat wisata yang berbasis pertanian selain dipenuhi dengan berbagai tanaman, kolam ikan dan ternak di P4S juga tersedia kolam renang, kolam salju, water bom dan permainan-permainan air lainnya serta tersedia kolam pemancingan.

Kondisi nyaman tersebut juga menjadikan pilihan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang Kalimantan Selatan untuk melaksanakan kegiatan Family Gathring.

Dengan pemilihan P4S Kebun Ndeso selain dalam rangka pembinaan BBPP Binuang terhadap P4S Kebun Ndeso juga memperlihatkan kepada para karyawan BBPP Binuang beserta keluarga  dalam hal ini adalah peserta Family Gathring hasil binaan terhadap salah satu P4S selama ini juga memanfaatkan P4S untuk berlibur, menikmati keindahana kenyamanan suasana pertanian dan wahana wisata yang dimiliki P4S Kebun Ndeso.

Kegiatan Family Gathring ke P4S Kebun Ndeso sangatlah tepat karena banyak manfaat yang diperoleh dari acara yang memiliki kelebihan yang dapat diperoleh oleh peserta Family Gathring.

Dengan kegiatan eduwisata yang dikemas dalam acara Family Gathring ini selain sukaria, sendagurau, keakraban yang didapat juga membuka wawasan kepada peserta bahwa pertanian yang dikelola dengan baik dan ditata dengan memperhatikan estetika dan lainnya akan mendatangkan keuntungan ganda,
Peserta Family Gathring tampak puas dengan pemilihan P4S sebagai tempat belajar sambil rekreasi dengan mengutamakan kebersamaan.

Kepala BBPP Binuang Yulia Asni Kurniawati berharap semoga acara seperti ini dapat terus diagendakan secara rutin.

Penulis: Yusuf Rijayanto, MA.
Publish: M. Irfan Karuniawan, S.Kom


banner 336x280

Tinggalkan Balasan