PALANGKARAYA-KALTENG, JKM |Program Food Estate Kalimantan tengah yang berada di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau sukses dilaksanakan.
Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil panen, semakin baiknya infrastruktur pendukung moda pertanian, serta terbentuknya korporasi petani.
Agar program food estate lebih memberi manfaat, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) Melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang kembali mengulang dukungan terhadap program food estate melalui Perumusan Kegiatan Identifikasi Kebutuhan Pelatihan (IKP).
Kegiatan dipusatkan di hotel Luwansa, Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah pada tanggal 07 hingga 09 Februari 2022.
Perumusan IKP 2022 ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. Hj. Sunarti MM, Sekertaris Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Muhajirin Akbar, SP, M.Si. Kepala Sekolah SMK-PP Banjarbaru, Budi Santoso, S.ST., M.Si. Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau serta Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian di wilayah program Food Estate.
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyebut Program Strategis Nasional Food Estate telah berjalan dengan baik dan memberikan hasil maksimal. Menurutnya jika ada yang gagal karena hama dan bencana alam adalah biasa dan tidak dapat menjadi ukuran keberhasilan program itu.
“Selama ini food estate itu berjalan dengan baik dan hasilnya sudah maksimal,”ujarnya dalam rapat kerja (raker) dengan DPR RI di Jakarta.
Kepala BPPSDMP Kementan, Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr menyatakan, jajarannya siap bekerja maksimal untuk Food Estate Kalteng dengan mengawal dan mendampingi SDM pertanian mendukung korporasi petani.
“Kita akan memastikan pendampingan terhadap petani di lokasi Food Estate berjalan maksimal. Memaksimalkan kinerja BPPSDMP, untuk memastikan petani Food Estate mendapatkan pendampingan, khususnya dalam hal korporasi petani,” ungkapnya
Kepala BBPP Binuang, Dr. Ir. Yulia Asni Kurniawati, M.Si mempaparkan, “Food Estate menjadi program super prioritas, oleh karena itu kami akan all out dalam pendampingan dan penyelenggaraan pelatihan kepada petani dan penyuluh,”paparnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. Hj. Sunarti, M.M. saat membuka kegiatan menyampaikan, “Kami harap Peran Penyuluh di Wilayah Food Estate lebih dioptimalkan,”pungkasnya.
(Yusuf/Irfan)













