BPPSDMP Kementan, BBPP Binuang Sosialisasi Pendaftaran Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Melalui Wisatani

banner 120x600

TAPIN – KALSEL, JKM | Petani dan Penyuluh dirasakan masih kesulitan untuk mendaftar pada gelaran akbar yang bertajuk ‘Pelatihan Sejuta Petani serta Penyuluh 2022’ yang diselenggarakan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian. 

Tantangan ini dijawab oleh Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang dengan menyelenggarakan Wisatani (Widyaiswara Sapa Kostratani). 

Wisatani yang telah berjalan sepanjang 89 sesi, dan kali ini mengambil tema ‘Sosialisasi Pelatihan Bagi Sejuta Petani dan Penyuluh Pertanian (Online Mandiri). 

Kegiatan ini dilaksanakan di Luwansa Hotel Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah dan dapat diakses secara online melalui aplikasi zoom cloud meeting dan youtube live streaming. Kegiatan wisatani sesi 89 ini bertujuan untuk menggenjot jumlah partisipan petani, penyuluh dan insan petani lainnya untuk melakukan pendaftaran pelatihan sejuta petani dan penyuluh volume 2, sehingga dapat mencapai target bahkan bisa lebih dari yang sudah ditetapkan, 

Menteri Pertanian, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo,SH, M.Si, MH. mengingatkan, Indonesia adalah negara terbesar ke-4 dunia. Adaptasi dan mitigasi perubahan Iklim merupakan tantangan dan tanggung jawab bersama. “Kita dihadapkan juga dengan emisi gas, efek rumah kaca dan persoalan lingkungan lainnya. Namun dalam kondisi dan situasi apa pun, pertanian harus tetap berproduksi,” ujarnya. 

Kondisi alam sekarang  cukup sulit ditebak, membuat Kementerian Pertanian mengajak seluruh insan pertanian untuk mengambil langkah antisipasi. “Kita harus waspada dengan kondisi cuaca yang ada, alam memang tidak bisa kita kontrol, namun kita bisa antisipasi dengan inovasi teknologi”, Tutur Mentan. 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M. Agr menegaskan, “Pelatihan pertanian harus terus dilakukan untuk meningkatkan kompetensi penyuluh dan petani,” Ucapnya.

Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh diakui Dedi merupakan simbol yang diimplementasikan oleh Kementan dengan melakukan pelatihan yang massif di seluruh tanah Air. 

“Tujuan dan harapannya untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Sebab, peningkatan produktivitas bukan hanya karena teknologi terbaru, benih bagus saja tetapi juga peningkatan kapasitas dan keterampilan insan pertaniannya yaitu penyuluh dan petani”, Harapnya.  

Kepala BBPP Binuang, Dr. Ir. Yulia Asni Kurniawati, M.Si juga menegaskan, kami terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi Petani dan Penyuluh, salah satunya melalui Pelatihan Sejuta Petani serta Penyuluh,” Tegasnya. 

(Adi/Irfan)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan