Wisatani, BPPSDMP Sosialiasi Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Wirausaha Pertanian

banner 120x600

JKM. COM, KALSEL – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan peran pertanian sangat penting belakang ini. Apalagi, di tengah sejumlah krisis yang terjadi secara global.

“Peran pertanian sangat penting, yaitu sebagai penyangga kecukupan pangan. Apalagi, saat ini terjadi kelangkaan pangan. Krisis ini bersifat global yang disebabkan oleh pandemi covid-19, climate change, dan perang Rusia-Ukraina, dan kondisi ini diperkirakan lebih buruk di tahun 2023,” kata Mentan.

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) mempunyai hajat besar di akhir bulan November ini.

Yakni berupa Penyelenggaraan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Volume 4 yang direncanakan akan diselenggarakan di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang.

Bagaimana tidak, dalam pagelaran pelatihan yang diselenggarakan secara hybrid ini, ditargetkan akan ada 1,7 juta Petani, Penyuluh,dan Insan pertanian lainnya yang akan mengikuti pagelaran Akbar ini.

Pelatihan yang mengambil sub tema ‘Wirausaha Pertanian’ ini berlangsung pada tanggal 22 hingga 24 November 2022.

Untuk melecut semangat peserta pelatihan dan memberikan pembekalan sebelum pelaksanaan pelatihan, BPPSDMP Kementan melalui BBPP Binuang adakan program Widyaiswara Sapa Kostratani (Wisatani) Sesi 104 ‘Peran dan Dukungan Kelembagaan Petani dan Penyuluhan pada Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh.’

Kegiatan ini dipusatkan di Agricultural Operation Room (AOR) BBPP Binuang pada tanggal 09 November 2022.

Kepala PPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menjelaskan, pertanian harus mampu mencukupi kebutuhan barang sekaligus jasa yang terkait. Dan untuk memajukan pertanian, khususnya meningkatkan kesejahteraan petani, peningkatan produksi dan produktivitas di sub sektor budidaya saja tidak cukup.

“Perlu diterapkan integrasi yang menyeluruh dari hulu sampai hilir, dari budidaya sampai pemasaran serta dukungan dari sektor di luar pertanian. Integrasi ini dimungkinkan terwujud dalam agribisnis modern,” ujarnya.

Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati dalam arahannya beliau menekankan agar seluruh Petani, Penyuluh Pertanian, dan Insan Pertanian Lainnya untuk turut mengikuti dan menyemarakkan pagelaran pelatihan sejuta petani dan penyuluh volume 4 dengan tajuk ‘Wirausaha Pertanian’.

Penulis: Adi Widiyanto, SP, MP.
Editor: M. Irfan Karuniawan,S.Kom


banner 336x280

Tinggalkan Balasan