JKM.COM, KALSEL – Menteri Pertanian Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH. (Mentan SYL) mendorong petani untuk tetap kreatif dan inovatif dalam menghadapi tantangan global yang mengancam ketahanan pangan nasional. SYL berharap, Petani mampu menggagas ide besar dalam meciptakan peluang baru di masa yang akan datang.
“Petani itu harus kreatif dan aktif. Yang namanya petani itu punya pergaulan dan bergaulan dengan orang-orang baik. Inilah saatnya kita Gas Pol,” ujar SYL.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr turut mengatakan, diharapkan para pengurus kelembagaan petani mengetahui bagaimana cara penumbuhan dan pengembangan KEP, bagaimana memanfaatkan rantai nilai untuk memperoleh nilai tambah, serta bagaimana cara mengelola suatu kelembagaan yang berorientasi bisnis.
“Pertanian harus menghasilkan uang dan pertanian harus berorientasi pada bisnis yang dikelola oleh kelembagaan ekonomi petani yang menguntungkan,” kata Dedi.
Program Wisatani (Widyaiswara Sapa Konstratani) merupakan salah satu program pelatihan yang dilakukan secara daring oleh Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang Kalimantan Selatan.
Giat dilaksanakan di Kawah Candradimuka BBPP Binuang, pada tanggal 21 September 2022.
Wisatani yang telah berjalan selama 118 sesi, Dan kali ini mengangkat tema “Mengaktifkan Kelembagaan Petani” yang kontinu diselenggarakan Rabu setiap minggunya.
Kepala BBPP Binuang, Dr. Ir. Yulia Asni Kurniawati, M.Si Melalui Widyaiswara Ahli Madya, Yusuf Rijayanto, MA. menekankan dalam kegiatan penyuluhan agar para PPL tidak hanya memberikan penyuluhan dengan mater-materi teknis akan tetapi juga materi tentang kelembagaan,
Proses pelatihan daring ini juga dilakukan diskusi dan tanya jawab dan diakhir penyampaian kegiatan ini narasumber mengingatkan agar dalam penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian untuk dapat melihat permasalahan petani secara menyeluruh yaitu baik dari aspek teknis maupun non teknis.
Penulis: Yusuf Rijayanto, M.A.
Publish: M. Irfan Karuniawan, S.Kom













