JKM.COM, MELAWI – Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Melawi Tahun 2026 resmi menetapkan Oktafianus, S.E., sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Melawi periode 2025–2030 melalui mekanisme aklamasi.
Penetapan tersebut berlangsung dalam Musda VI Partai Golkar Kabupaten Melawi yang digelar di Aula Hotel Cantika Nite & Day pada Sabtu, (31/10/2026). Kegiatan sebelumnya secara resmi dibuka oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat, Ichfany.
Terpilihnya Oktafianus secara aklamasi menjadi babak baru bagi perjalanan politik Partai Golkar di Kabupaten Melawi. Kepercayaan tersebut sekaligus membawa tanggung jawab besar untuk memperkuat organisasi, menjaga soliditas kader, serta meningkatkan kontribusi partai terhadap pembangunan daerah.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Oktafianus menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta Musda dan kader Partai Golkar yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
Ia menegaskan bahwa jabatan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah besar yang harus dijalankan melalui kerja bersama seluruh kader dan jajaran pengurus.
“Amanah ini bukanlah sebuah kebanggaan pribadi semata, melainkan tanggung jawab besar yang harus saya jalankan bersama seluruh kader dan pengurus Partai Golkar,” tegas Oktafianus.
Menurutnya, Partai Golkar Melawi harus menjadi rumah besar bagi seluruh kader dan terbuka bagi berbagai kalangan masyarakat. Partai juga harus hadir sebagai wadah pengabdian yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Melawi.
Dalam kepemimpinannya ke depan, Oktafianus telah menyiapkan sejumlah komitmen strategis untuk memperkuat eksistensi Partai Golkar di Kabupaten Melawi.
Salah satu prioritas utama adalah memperkuat konsolidasi organisasi secara menyeluruh, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan struktur partai semakin solid dan mampu menjalankan fungsi organisasi secara maksimal.
Selain itu, ia berkomitmen membangun komunikasi yang lebih intensif antarkader, mempererat kebersamaan internal, serta melakukan regenerasi kepengurusan dengan memberikan kesempatan lebih luas kepada generasi muda untuk mengambil bagian dalam perjalanan dan perjuangan partai.
Tidak hanya berorientasi pada penguatan internal, Oktafianus juga menekankan pentingnya memperbesar peran Partai Golkar dalam memperjuangkan hak dan kepentingan masyarakat.
“Saya berkomitmen menguatkan konsolidasi organisasi dari tingkat kecamatan hingga desa, membangun komunikasi dan kebersamaan dengan seluruh kader, melakukan regenerasi serta memberikan ruang kepada generasi muda untuk berkontribusi. Kita juga harus memperkuat perjuangan partai dalam memperjuangkan hak masyarakat, menjaga soliditas, dan menjadikan Partai Golkar semakin dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh kader tidak hanya membangun kekuatan partai dalam struktur organisasi, tetapi juga mampu menunjukkan keberpihakan melalui kerja nyata dan kehadiran di tengah masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat, Fransiskus Ason, mengajak seluruh kader dan jajaran pengurus Partai Golkar Kabupaten Melawi untuk bersama-sama membesarkan partai.
Ia menekankan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kepemimpinan, tetapi juga oleh kemampuan seluruh kader menjaga kebersamaan, merangkul berbagai elemen kepengurusan, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Menurutnya, soliditas dan kerja kolektif menjadi modal penting untuk memperkuat eksistensi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Partai Golkar.
Terpilihnya Oktafianus secara aklamasi dalam Musda VI ini diharapkan menjadi momentum penting untuk melakukan konsolidasi, pembenahan organisasi, dan memperkuat arah perjuangan Partai Golkar di Kabupaten Melawi.
Tantangan berikutnya adalah membuktikan komitmen tersebut melalui kerja nyata, memperkuat struktur hingga tingkat desa, serta memastikan Partai Golkar semakin dekat dan mampu menjawab harapan masyarakat Kabupaten Melawi.













