Mahasiswa UNIPA Surabaya Melaksanakan KKN di Desa Gading

banner 120x600

JKM.COM, SURABAYA – Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan pada waktu dan daerah tertentu di indonesia.

Mengingat pentingnya kegiatan KKN sebagai bagian pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana (UNIPA) Surabaya yang beralamat di Kampus II Jalan Dukuh Menanggal XII Surabaya dari berbagai program studi melaksanakan kegiatan KKN di Desa Gading, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo.

Dalam kegiatan tersebut mahasiswa UNIPA melakukan pendampingan pada ibu dan kader kesehatan untuk membuat sebuah inovasi MPASI berupa puding dengan bahan dasar LABU.

Kegiatan tersebut juga dilakukan sosialisasi yang merupakan bentuk pencegahan stunting dengan pemberian MP-ASI kepada balita. Dan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat itu merupakan salah satu bentuk solusi yang ditawarkan terhadap isu atau maraknya stunting di Desa Gading dengan sasaran para ibu yang memiliki balita atau anak stunting.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi masalah gizi yang dialami oleh anak anak di Desa Gading yang mempengaruhi peningkatan derajat kesehatan gizi pada anak.

Kunjungan mahasiswa dilakukan dengan menemui Kepala Desa Gading Yuliastuti dan bidan desa Rani Indah untuk mengidentifikasi permasalahan yang sedang dihadapi.

Dari hasil kunjungan dan diskusi tentang kendala masyarakat terhadap masalah stunting mendapatkan hasil 72 pada hari pertama, 69 pada hari kedua, dan 39 pada hari ketiga.

Upaya pemberantasan stunting terus dilakukan dengan salah satu upaya pemberian MP-ASI pada balita. Salah satu MP-ASI yang cocok untuk diberikan yaitu hasil olahan labu kuning.

Tujuan sosialisasi pemberian makanan tambahan ini untuk pencegahan dan penanggulangan gizi buruk atau stunting pada balita di Posyandu Gading Krembung yang dilaksanakan pada pukul 08.00 Wib selama 3 hari mulai dari Rabu, 09 Agustus sampai Jumat, 11 Agustus 2023.

Sebanyak 70 balita yang mengikuti kegiatan. Dari 70 balita terdapat 7 balita yang mengalami stunting di Desa Gading. Akan tetapi pada awal 2023 angkanya justru naik menjadi 9 balita.

Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan pada balita dengan pemberian makanan bergizi tinggi kepada para balita stunting.

Kegiatan yang dilakukan pada posyandu yaitu penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan serta konsultasi yang dilakukan oleh bidan Puskesmas Gading.

Usai melaksanakan kegiatan posyandu, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian MP-ASI serta pemberian panduan tentang pembuatan makanan pendamping berupa puding labu kuning. Makanan tambahan puding labu kuning ini dibuat oleh mahasiswa KKN dari UNIPA Surabaya.

Dengan dibuatnya makanan diharapkan dapat menjadi informasi tambahan untuk para ibu rumah tangga dalam memberikan makanan tambahan yang sehat dan mudah dibuat.

Tujuan sosialisasi pemberian makanan tambahan ini untuk pencegahan dan penanggulangan gizi buruk atau stunting pada balita di desa gading. Dalam pembuatan MP-ASI harus mengandung karbohidrat, protein hewani protein nabati, sayur mayur dan lemak tambahan.

Dari adanya kegiatan pemberian MP-ASI dan poster membawa cukup banyak manfaat bagi para orang tua dan balita. Sebab, selain praktis dan mudah dibuat, puding labu kuning ini juga memiliki rasa yang enak sehingga mudah dikonsumsi oleh para balita.

Tidak hanya itu, adanya poster yang berisi tentang stunting, bahan bahan beserta cara pembuatan MP-ASI juga memberikan orang tua opsi menu MP-ASI baru yang bisa diberikan kepada balita sebagai bentuk pencegahan dan penanganan stunting.


banner 336x280

Tinggalkan Balasan