jkm.com jkm.com

Wisatani Sesi Ke-100, BPPSDMP Kementan Jadi Pusat Pembelajaran Pertanian

  • Bagikan

TAPIN – KALSEL, JKM | Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) menjalankan Komando Strategis Pembangunan Pertanian atau Kostratani dengan Sepenuh Hati. Salah satu fungsi Kostratani yaitu sebagai Pusat Pembelajaran Pertanian. Hal ini diwujudkan dengan diselenggarakannya Program Widyaiswara Sapa Kostratani (Wisatani).

Wisatani merupakan sarana pembelajaran yang diakses secara daring melalui zoom cloud meeting dan youtube live streaming. Kali ini, wisatani merupakan edisi yang spesial. Karena telah berhasil mengedukasi seluruh insan pertanian, dan tetap konsisten hingga mencapai 100 episode. Giat ini dilangsungkan di Kampus Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang pada Rabu, (11/05/2022).

banner 336x280

Untuk sesi spesial ini diisi materi yang menarik dengan judul, “Kurikulum Pelatihan Dasar Fungsional Penyuluh Pertanian (Berdasarkan Permen PAN RB No. 35 Tahun 2020)”.

Materi yang dibawakan dengan kemasan takshow ini diisi langsung oleh pemateri Kepala BBPP Binuang, Dr. Yulia Asni Kurniawati, M.Si. serta  Widyaiswara BBPP Binuang, Yusuf Rijayanto, MA. dan Angga Bayu Saputra, S.ST., M.I.Kom.

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan, memperkuat kinerja penyuluh pertanian salah satunya melalui kegiatan pelatihan. 

“Penyuluh harus hadir mendampingi petani, menyemangati petani. Penyuluh juga harus mampu memberikan solusi kepada para petani,” jelas Dedi. 

BPPSDMP juga mempunyai 3 Program Aksi untuk mendukung tujuan pembangunan pertanian.

“Pertama yaitu Penguatan Komado Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani), selanjutnya yaitu Penumbuhan Usaha Petani Milenial, dan yang terakhir adalah Dukungan Terhadap Program Utama Kementerian Pertanian”, Pungkasnya.

Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati saat membuka kegiatan Wisatani sesi 100 mengatakan,  “Kita menyajikan materi yang berkaitan dengan penyuluhan sesuai Permenpan RB No. 35 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian”, Kata Yulia. 

BBPP Binuang berinisiasi untuk mendapatkan masukan terkait kurikulum pelatihan dasar fungsional  berdasarkan Permenpan RB No. 35 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian, sehingga sesuai dengan kebutuhan peningkatan dan pengembangan kompetensi Penyuluh Pertanian dalam rangka mendukung pelaksanaan Tugas dan fungsinya di lapangan. (Yusuf/Irfan)


banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan