Wagub Kalteng Dampingi Mentan Tanam Padi di A5 Dadahup

banner 120x600

JKM.COM.KAPUAS – Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo ke Kawasan Food Estate Kalteng, Sabtu (26/11).

Dikesempatan itu Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo mengatakan bahwa kedaulatan pangan harus dimulai dari swasembada pangan yang secara bertahap diikuti dengan peningkatan nilai tambah usaha pertanian secara luas untuk meningkatkan kesejahteraan petan.

Kunjungan kerja Menteri Pertanian tersebut dalam rangka percepatan tanam lahan ekstensifikasi Food Estate di Desa Bentuk Jaya A5 Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
 
Wagub Edy juga memaparkan bahwa upaya pencapaian swasembada dapat dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu dengan peningkatan indeks pertanaman, provitas sawah-sawah eksisting dan penambahan luas baku lahan sawah. Peningkatan produksi padi melalui ekstensifikasi lahan sawah (perluasan sawah) di Kalimantan Tengah masih dimungkinkan karena potensi lahan yang sesuai untuk perluasan lahan sawah masih cukup luas.

Selanjutnya Wagub Edy juga menyatakan bahwa Pemprov. Kalteng menyambut baik dukungan Pemerintah pusat untuk menjadikan Provinsi Kalteng Lumbung Pangan Nasional melalui program Intensifikasi dan Ekstensifikasi Lahan.

“Pada tahun 2020 yang lalu kita telah menyelesaikan intensifikasi lahan seluas 30.000 Ha di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau. Pada tahun 2021 dilanjutkan dengan ekstensifikasi seluas 16.643 Ha dan intensifikasi seluas + 14.135 Ha. Sedangkan di tahun 2022 ini dilaksanakan di Kabupaten Kapuas untuk kegiatan intensifikasi seluas 502 Ha dan kegiatan ektensifikasi seluas 1.175,63 Ha,” sebutnya.

Kemudian Wagub juga mengungkapkan bahwa perjalanan pengembangan Kawasan Food Estate di Kalteng bukanlah seperti semudah membalik telapak tangan, tetapi perlu proses panjang untuk menjadikan kawasan ini menjadi lumbung pangan.

“Untuk itu kami mengharapkan dukungan dari seluruh kementerian agar dapat bersama-sama mewujudkannya,” pungkasnya

Sementara itu dalam arahannya pada saat kunjungan tersebut, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan bahwa lahan yang ada di Dadahup tersebut memiliki keasaman atau tingkat pH yang sangat rendah sehingga berakibat terhadap jumlah produktivitas padi yang tidak terlalu tinggi.

“Kita akan terus membenahi hal-hal seperti ini dan agenda ini harus tetap berlanjut, tentu saja kita tidak bisa melihat hasilnya dalam satu dua tahun ini, tetapi masa depan lah yang harus kita persiapkan untuk ketahanan pangan Indonesia,” ujarnya.

Lebih jauh Mentan SYL juga menjelaskan bahwa lahan yang digunakan ini tidak termasuk dalam lahan rawa gambut yang dilindungi.

“Lahan di sini debit airnya naik turun tergantung cuaca dan itu sangat dinamis sekali. Kita baru belajar satu dua tahun dan hasilnya cukup bagus. Oleh karena itu kita harapkan lahan ini tidak hanya ditanam padi dan jagung saja, tetapi juga kelapa dan buah-buahan lainnya,” jelasnya.

Kemudian di akhir penjelasannya, Mentan SYL mengungkapkan bahwa Food Estate ini bukanlah proyek yang memiliki target, tetapi budidaya yang berproses dalam jangka waktu yang lama.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penanaman padi Varietas Inpari 32, dimana benihnya berasal dari penangkar lokal Kalteng sehingga sudah adaptif agroklimat rawa. Selain itu juga dilaksanakan peninjauan infrastruktur di area Kawasan Food Estate.

Dalam kesempatan tersebut juga turut berhadir Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Ali Jamil, Dirjen Tanaman Pangan Suwandi, Dirjen Perkebunan Andy Nur Alamsyah, Danrem 102/pjg Brigjen TNI Yudianto Putrajaya, dan Kepala Dinas TPHP Prov. Kalteng Hj. Sunarti
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa akan terus mendampingi SDM Pertanian di Wilayah Program Food Estate.

“Kita akan memastikan pendampingan terhadap petani di lokasi food estate berjalan maksimal,” kata Dedi Nursyamsi Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian BBPP Binuang Yulia Asni Kurniawati yang turut mendampinginya.

Penulis: Susmawati,SP, MP.
Editor: M. Irfan Karuniawan, S.Kom


banner 336x280

Tinggalkan Balasan